Jumat, 12 Mei 2017

Nasihat Untuk Kaum Wanita

Duhai putri-putriku yang tercinta,
Seperti yang telah dipaparkan di atas berupa sekumpulan penjelasan para ulama besar Islam tentang hukum mengenakan jilbab dan Khimar (cadar) serta batasan aurat seorang wanita, maka sebagai seorang yang telah menginjak usia senja, dan kini aku genap berusia 83 tahun, maka di sini ingin kusampaikan sejumlah nasihat untuk kalian semua.
Bagi kalian yang telah terbiasa mengenakan jilbab atau niqab, waspadailah selalu sifat riya dan ‘ujub yang pada gilirannya menjurus kepada rasa takabbur sehingga memandang remeh wanita lain yang tidak mengenakan jilbab atau niqab bahkan menganggap diri sendiri lebih baik, lebih utama dan lebih suci dari mereka, apalagi terhadap mereka yang lebih tua dari kalian.
Sesungguhnya keutamaan dan kemuliaan seorang muslim dalam pandangan Allah bukanlah terletak pada pakaian ataupun penampilannya, sebagaimana ditegaskanoleh bunyi sebuah hadis Rasulullah Saw yang artinya “Allah SWT tidak memandang pada bentuk, rupa dan pakaian kalian semua, melainkan memandang hati dan niat kalian.”
Oleh karena itu, hargai dan hormatilah orang-orang yang lebih tua dari kalian. Marilah kita berdoa semoga mereka yang belum mengenakan jilbab agar segera mendapat taufiq dan hidayah Allah SWT sehingga mereka dapat mengenakannya dengan penuh kerendahan hati dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Demikian nasihatku ini, mudah-mudahan kalian dapat memahami dan menerimanya sebagai nasihat orang tua yang sangat mencintai kalian semua.
Mudah-mudahan ada manfaatnya. Amin ya rabbal ‘Alamin.

Al-Faqir Ila ‘Afwillah
Abdurrahman bin Syekh Al-Atthas

Minggu, 30 Oktober 2016

Ultra-stiff and Lightweight: Carbon-fiber Epoxy Honeycombs Meniru Kemampuan Fisik Dari Kayu Balsa

Wind Turbine
Wind Turbine
Left: Optical images of square, hexagonal, and triangular honeycomb structures composed of SiC-filled epoxy. Scale bars are 2 mm. Center and right: Optical images of a triangular honeycomb structure composed of SiC/C-filled epoxy, which reveal clear evidence of highly aligned carbon fibers oriented along the print direction. The scale bars are 500 μm.
Left: Optical images of square, hexagonal, and triangular honeycomb structures composed of SiC-filled epoxy. Scale bars are 2 mm. Center and right: Optical images of a triangular honeycomb structure composed of SiC/C-filled epoxy, which reveal clear evidence of highly aligned carbon fibers oriented along the print direction. The scale bars are 500 μm.
Di dalam jajaran kincir angin di seluruh Amerika Utara dan Eropa, turbin ramping yang dilengkapi dengan teknologi canggih, mengubah energi angin menjadi tenaga listrik. Tapi tahukah anda bahwa bahan yang terselip di dalam bilah yang merupakan hasil rekayasa teknik modern adalah bahan yang berteknologi rendah, yakni kayu balsa.

Inovasi Desain Membangun Gedung Bertingkat Menggunakan Botol Plastik

Inovasi Desain Membangun Gedung Bertingkat Menggunakan Botol Plastik, Setiap tahun perkembangan zaman di dunia modern selalu meningkat entah itu dibidang ekonomi, perdagangan, dan dunia arsitektur, dalam peningkatan setiap masing -  masing bidang, banyak juga sampah yang ditimbulkan dari kegiatan ekonomi tersebut, sehingga banyak limbah yang berserakan di lingkungan umum. Tapi kali ini sangat berbeda karena seorang insinyur Membuat gedung menggunakan botol plastic yang dilakukan oleh arsitek muda asal Taiwan yang bernama Arthur Huang. Membuat didunia berkesan karna ide inovatifnya itu. Arthur Huang dan timnya membangun sebuah gedung plastic dimulai pada bulan Mei 2010 yang diberi nama Eco-Ark.


inovasi desain membangun gedung botol plastik
Inovasi Desain Membangun Gedung Bertingkat Menggunakan Botol Plastik

Struktur Apung: Inovasi membangun bangunan di atas air yang lebih baik dan ramah lingkungan dibanding reklamasi

Kahayan Floating River Cafe – Palangkaraya
Floating Water Treatment Platform PT ATB, Batam
Istora Terapung Jatiluhur – Purwakarta
Perdebatan sengit mengenai reklamasi Teluk Benoa di Bali telah berlangsung selama berbulan-bulan, dimana banyak biaya dan tenaga telah dikeluarkan pihak-pihak yang berseteru. Dari pihak developer, investor dan penduduk sekitar; mereka masing-masing memiliki alasan kuat untuk sikap mereka. Para developer melihat Teluk Benoa sebagai tempat yang sangat strategis untuk meng-ekspansi industri pariwisata Bali, karena Teluk Benoa daerahnya sangat dekat dengan airport, Nusa Dua, laut dan Kota Denpasar itu sendiri. Mereka yang menentang itu mengutip masalah lingkungan – dapat merusak hutan bakau di daerah itu, kehidupan biota air, dan pola arus air penduduk sekitar akan terganggu. Mereka benar– disaat reklamasi air itu dibuat seperti penimbunan tanah dan pasir,maka kehidupan biota air itu akan berakhir.

Bahan Bangunan yang Ramah Lingkungan

10205082-zimmerhandwerk-werkzeuge-collage-h-lzerne-planken-lizenzfreie-bilder

Bahan bangunan yang ramah lingkungan termasuk salah satu hal yang menarik untuk disimak. Terlebih lagi dengan adanya isu global warming dan pencemaran lingkungan yang telah muncul sejak beberapa tahun belakangan. Setelah merebaknya isu global warning, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pun semakin tumbuh. Permintaan terhadap bahan bangunan yang ramah lingkungan juga mengalami peningkatan tren yang cukup signifikan.
Jika dikaitkan dengan bahan bangunan, material ramah lingkungan adalah material yang tidak beracun, tidak memproduksi zat-zat berbahaya saat proses pembuatannya, dan mudah terurai secara alami. Dengan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, kita turut menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi efek global warming. Berikut beberapa bahan bangunan ramah lingkungan yang dapat dijadikan rekomendasi:

TEKNOLOGI TERBARU PEMBUATAN JEMBATAN

Berdirinya Jembatan Suramadu merupakan tonggak sejarah baru dalam pembangunan konstruksi prasarana perhubungan di Indonesia. Jembatan antarpulau sepanjang 5.438 meter yang akan diresmikan Rabu (10/6) besok itu bukan hanya yang terpanjang di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara.